Komnas HAM : Tersangka Kerangkeng Bupati Langkat kok Nggak Ditahan

Jakarta, DUTA TV — Delapan tersangka kasus kerangkeng Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin tidak ditahan karena kooperatif saat diperiksa. Komnas HAM heran karena para tersangka diduga melakukan tindak pidana serius.

“Kita mempertanyakan mengapa tersangka tidak ditahan. Ini pidana yang serius, terkait tindakan kekerasan dan juga perbudakan manusia,” ujar Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik saat dimintai konfirmasi, Minggu (27/3/2022).

Selain itu, Taufan mengomentari pernyataan Polda Sumatera Utara (Sumut), yang menyebut tak ada oknum polisi yang terlibat peristiwa kerangkeng Bupati Langkat. Dia menegaskan Komnas HAM telah menyimpulkan bahwa ada keterlibatan oknum TNI-Polri.

“Kan kesimpulan kami jelas mengatakan ada keterlibatan aparat Polri dan TNI. Aparat polisi yang terlibat sudah kami sampaikan nama-namanya ke Polri,” imbuh Taufan.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa delapan tersangka kasus kerangkeng Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin. Kedelapan tersangka itu tidak dilakukan penahanan dengan mempertimbangkan sejumlah alasan.

“Penyidik mempertimbangkan untuk tidak melakukan penahanan,” kata Dirkrimum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan, Sabtu (26/3).

Tatan lalu menjelaskan alasan tidak dilakukan penahanan. Dia menyebut para tersangka kooperatif saat dilakukan pemeriksaan.(dtk)

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *